Total Tayangan Halaman

Selasa, 05 Oktober 2010

Sejarah Senjata Mesin

Mungkin yang anda ketahui tentang senjata adalah alat untuk membunuh, apalagi dengan mendengar kata mesin, pastilah yang anda ketahui adalah kinerja sebuah benda yang kontrol oleh manusia dan bekerja secara otomatis. Bagaimana kedua kata itu menjadi satu benda, wah pastilah benda yang amat mengerikan bukan?, nah saya akan menjelaskan asal usul benda ini dibuat.

SEJARAH
Sejarah persenjataan manusia tidak lepas dari sebuah perkembangan teknologi sebuah zaman, hanya saja ketika Leonardo Da Vinci membuat sebuah sketsa yang menurut orang-orang dizamannya aneh, namun ketika awal masuk abad ke 19, sketsa itu harus dibuat menjadi kenyataan demi kepentingan negara tersebut, nama dari sketsa itu adalah senjata mesin, dimana moncong senapannya berjumlah 8 buah seperti persegidelapan.


gambar 1 sketsa senapan mesin Leonardo Da Vinci

Senapan mesin diluncurkan pertama kali dengan teknologi gatling gun oleh Amerika Serikat dengan model M 1862, penemunya adalah seorang insiyur bernama Dr Gatling(makanya senapan mesin disebut juga gatling gun), namun dengan kontrol yang kurang memadai dengan penciptaan electrical motornya, jadi pengisiannya kurang cepat (semi otomatis).

Pada awal abad ke 20, senjata inipun dikembangkan lebih detail lagi dengan kontrol dan moncong yang lebih di perhatikan lagi, banyak negara yang menginginkan teknologinya demi kepentingan perluasan kekuasaan, apalagi ketika perang dunia meletus untuk pertama kalinya, Jerman yang mempopulerkan senjata itu dengan senapan mesin berkaliber tinggi (20 mm) digunakan dalam perang tersebut, namun Inggris pun tidak ketinggalan dalam teknologi tersebut, dengan bantuan dari Amerika, kedua negara tersebut menciptakan senjata yang sama kuatnya dengan buatan Jerman(walaupun pada waktu itu jumlahnya masih sedikit).

Pada perang dingin, negara-negara sekutu (Blog Barat) dan negara kubu pakta warsawa (Blog Timur), saling menciptakan senapan mesin yang lebih hebat lagi, dengan menggunakan sistem prinsip gerak sentrifugal dalam pengisian kontrol nya dan menciptakan moncong yang lebih tahan panas pada saat terjadi penembakan juga mesin motor yang tidak mudah macet saat digunakan, hal ini pun telah disesuaikan dengan perkembangan zaman, hingga akhirnya tercipta senapan mesin yang memiliki kapasitas 5000 peluru dalam sekali pakai dan juga berkecepatan putaran mesin nya lebih dari 6000 rpm.



gambar 2 senjata senapan mesin M1082 US NAVY

Tak banyak kegunaan dari senapan mesin ini dalam kehidupan manusia, karena banyak ketakutan yang telah diciptakan olehnya, namun nilai positifnya adalah kita dapat mengerti bahwa sistem gerak pada permesinan tidak hanya pada kendaraan dan mesin produksi saja tapi pada senjatapun ada, ini menandakan bahwa sistematika gerak mesin bisa dibuat dengan perbandingan gerak dan juga vektor.

-->

Kamis, 30 September 2010

Bilangan Desimal

Mungkin kita selama ini mengetahui banyak bilangan dari 0 sampai tak terhingga, tahukah kalian apa jenus bilangan tersebut, mungkin sebagian orang mengetahuinya, tapi sebagiannya lagi tidak. Jenis bilangan ini adalah bilangan desimal, kok desimal, padahal kan bilangan desimal adalah bilangan yang memiliki koma dibelakangnya, tapi kenapa bilang asli ataupun cacah dikategorikan bilangan desimal?, perlu kita ketahui bilangan cacah atau bilangan asli adalah bilangan yang terdiri dari jenis angka 0-9 (walaupun bilangan asli tidak memakai 0, hanya 1-9), hal ini diungkapkan oleh para ahli teknik, aljabar, aritmatika, dll. Karena bilangan ini memiliki nilai yang tidak terbatas jumlahnya dan terdiri dari karakter 0-9.

Konversi Bilangan Desimal

Bilangan desimal disebut juga bilangan dasar dalam matematika, karena dari situlah tercipta banyak jenis bilangan, baik itu bilangan biner, oktal, maupun bilangan heksadesimal (terdiri dari 16 karakter atau 16 bit).

Pengkonversian bilangan desimal ke bilangan lainnya hampir sama dengan pengkonversian kebilangan biner dengan rumus yaitu :

2x

2x+1

2x+2

2x+3

2x+4

2x+5

…..

2x+n










dimana setiap nilai x adalah bilangan cacah, x = 0,1,2,3,4,....,tak hingga

contoh:
bilangan desimal = 7, maka nilai bilangan binernya

1
2
4
8
16
32
64
128
1
1
1
0
0
0
0
0


karena dibelakangnya adalah nilai nol, maka nilai binernya adalah 111.


Selain itupula terdapat pengkonversian yang lainnya, yaitu bilang oktal dan bilangan heksadesimal, hanya saja nilai untuk oktal adalah 0-7 dan heksadesimal adalah 0-F, maka rumus yang dipakai yakni:


x = n - 1

[(a1+10x)+(a2+10x-1)+(a3+10x-2)+..+(an+10x-m)] (dari heksadesimal ke desimal)

dan

[{(a1+10x)-1}+{(a2+10x-1)-1}+{(a3+10x-2)-1}+..+{(an+10x-m)-1}]

(rumus diatas adalah konversi dari oktal ke desimal)


ket : n = banyak karakter bilangan heksadesimal dan bilangan oktal

x = banyaknya karakter bilangan pangkat

a = nilai bilangan desimal

contoh:

bilangan oktal adalah 11, maka bilangan desimal yang didapat sama dengan 9 (karena bilangan oktal hanya sampai 7 saja).

bilangan heksadesimal adalah 1A, maka nilai bilangan desimalnya adalah 11 (karena nilai "A" dalam hal ini adalah nilai 10).

Itulah sistem pengkonversian dalam bilangan desimal, mungkin banyak pengkonversian sebaliknya, tapi terlalu banyak pengkonsepannya, saya harap ini berguna bagi anda sekalian, karena selain bilang desimal ada bilangan lainnya.